27 May 2025

Bertemu Ketua DPRD Pohuwato, Warga Botubilotahu Minta Tambang Ilegal Segera Ditindak.

by Admin    27 May 2025

Bertemu Ketua DPRD Pohuwato, Warga Botubilotahu Minta Tambang Ilegal Segera Ditindak.
Bertemu Ketua DPRD Pohuwato, Warga Botubilotahu Minta Tambang Ilegal Segera Ditindak.

Ketua DPRD Beni Nento Saat Menerima Perwakilan Warga Desa Botubilotahu (Foto : Istimewa)

TAGPOHUWATO.ID - Perwakilan masyarakat yang berada di Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa, mendatangi Gedung DPRD Pohuwato untuk menyampaikan permasalahan yang diakibatkan oleh aktifitas Pertambangan Ilegal Tanpa Izin (PETI), yang telah berdampak pada kerusakan lingkungan.

Perwakilan warga tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, diruang kerja Ketua DPRD, Senin (26/05/2025). Mereka menyampaikan perihal bahwa aktifitas PETI saat ini yang berada di Dusun Iloponu telah mengakibatkan pencemaran lingkungan, khususnya pada lahan pertanian warga.

“Kami hanya punya kebun ini untuk bertahan hidup. Tapi kalau limbah terus mengalir ke lahan, bagaimana kami bisa panen?” ujar salah satu warga dalam pertemuan tersebut.

Tidak hanya dampak pencemaran lingkungan, aktifitas PETI itu juga bisa berdampak kecelakaan yang diakibatkan penggunaan alat berat jenis Ekskavator. Salah seorang warga lansia nyaris menjadi korban saat melintas disekitar lokasi tambang tersebut.

Mendengar penjelasan warga tersebut, Ketua DPRD, Beni Nento memberikan tanggapan bahwa, pihaknya akan coba menindaklanjuti laporan warga dan akan meninjau secara langsung aktifitas PETI tersebut, dengan mengajak beberpa pihak seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Camat Marisa, dan Kepala Desa Botubilotahu.

“Kami tidak bisa hanya menerima laporan di ruangan. Besok kami akan turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan. DPRD berkomitmen mencarikan solusi agar masyarakat tidak terus dirugikan,” ujar Beni.

Perwakilan warga yang hadir pada pertemuan tersebut antara lain, Duke Alikobi, Eman K. Ato, Olan Sahrain, dan Zuma Daud. Mereka pun meminta kepada pihak Pemerintah Daerah agar kiranya segera mengambil Tindakan tegas terhadap kegiatan pertambangan ilegal yang ada di Desa Botubilotahu.

Mereka pun mengatakan jikalau melakukan kegiatan pertambangan, jangan menggunakan alat berat seperti Ekskavator.

“Silakan menambang, tapi jangan pakai alat berat seperti ekskavator. Kalau masih secara tradisional, mungkin tidak separah ini,” ungkap warga.

Warga saat ini sangat berharap pada Pemerintah Daerah kiranya ada Langkah tegas yang diambil, untuk menindak kegiatan pertambangan ilegal tersebut. Sebab dampak dari aktifitas tersebut sudah sangat mengganggu kegiatan pertanian warga.



iklan